Seramnya Laut Sargasso
Laut Sargasso adalah lautan di segitiga Bermuda. Laut ini pertama kali ditemukan Columbus dalam perjalanan mencari India. Dinamai Sargasso karena lautnya penuh ganggang dengan bintil udara mirip buah anggur (sargassum, sargasso ).
Misteri Dulu dan Sekarang
pusaran air
Laut Sargasso menyimpan misteri yang menakutkan pelaut selama ratusan tahun.
Dulu, pelaut heran ada ganggang hidup di tengah samudra yang luas. Biasanya, daerah di tengah samudra tidak dihuni makhluk hidup karena miskin makanan. Daerah tengah samudra mirip daerah gurun pasir di daratan. Dan, anehnya, ganggang di Laut Sargasso berkelompok di daerah mirip lingkaran. Hmm, pelaut menduga kemungkinan ada pusaran arus di Laut Sargasso.
Di zaman modern, ilmuwan sempat heran Laut Sargasso memiliki oksigen banyak sekali. Ini adalah hal yang ajaib. Biasanya, daerah tengah samudra miskin zat oksigen.
Laut Tanpa Daratan
Daerah Laut Sargasso memang nyaris berbentuk lingkaran, yang dikelilingi arus laut. Arus laut itu berputar searah jarum jam. Laut Sargasso dikelilingi arus Laut Gulf Stream, Laut Atlantik Utara, Laut Canary, dan Laut Atlantik Selatan. Boleh dibilang, Laut Sargasso adalah satu-satunya laut di Planet Bumi yang tidak dibatasi daratan, lo.
Makhluk Laut Unik
Banyak makhluk unik tinggal di Laut Sargasso. Ganggang yang memiliki kantung udara mirip anggur hanya hidup di Laut Sargasso. Selain itu, ada ikan Histrio histrio yang tubuhnya mirip daun ganggang. Penyu laut juga merawat bayinya di hamparan ganggang Sargasso. Bahkan, paus biru selalu mampir ke Laut Sargasso saat pindah dari Kutub Utara ke Kutub Selatan.
ganggang Sargasso
Ancaman Plastik
Sayangnya, kini sampah plastik memenuhi Laut Sargasso. Sampah itu dibawa arus Laut Gulf Stream dan tidak bisa hancur. Parahnya, plastik itu menjadi tempat tumbuhnya bakteri baru. Ilmuwan kuatir plastik dan bakteri baru ini akan merusak kehidupan unik Laut Sargasso.
Badai Dasar Laut
Untungnya, penelitian berkembang pesat. Ilmuwan mulai memahami misteri Laut Sargasso.
Pada waktu-waktu tertentu, rupanya terjadi badai di dasar Laut Sargasso. Badai itu bernama Eddy. Badai Eddy berwujud pusaran air dingin yang naik ke permukaan laut. Rupanya, Badai Eddy mengangkat nutrisi dari dasar laut ke permukaan. Nutrisi inilah yang menghidupi plankton dan ganggang. Berkat Badai Eddy, ganggang hidup di di Laut Sargasso. Plankton-plankton pun hidup dan menghasilkan banyak oksigen di Laut Sargasso.
Laut Sargasso termasuk laut yang legendaris dan ajaib. Sayang sekali jika Laut Sargasso rusak. Yuk, kita hindari membuang plastik di sungai dan di laut!
(Johanna Ernawati)
Sumber: Woods Hole Oceanographic Institute
Komentar
Posting Komentar